Rabu, 10 Oktober 2012

CENTRIFUGE DAN VISCOMETER

CENTRIFUGE


 
Centrifuge adalah suatu alat yg digunakan utk memisahkan senyawa dgn berat molekul yg berbeda dgn memanfaatkan gaya centrifuge. Besarnya gaya centrifuge tergantung dari besarnya jari-jari dari titik pusat dan kecepatan sudut.

Centrifuge dalam mikrobiologi digunakan untuk mengendapkan atau memekatkan sel mikroorganisme sehingga dapat dipisahkan antara medium (supernatan) dan selnya yang mengendap (natan). Centrifuge modern umumnya dapat mencapai daya sentrifugasi 3000g yang merupakan kekuatan yang cukup untuk mendepositkan bekteri dalam waktu yang tidak terlalu lama. Menurut Collins et al. (2004), untuk keperluan mikrobiologis seperti fungsi diatas, dapat digunakan centrifuge dengan kecepatan maksimum 4000 rpm yang dapat menampung 15-50 ml kultur. Sebaiknya dipilih tabung centrifuge yang memiliki tutup berulir. Centrifuge dengan swing-out head (tabung centrifuge yang dapat berayun) lebih aman dibandingkan dengan angle head (dudukan tabung miring) karena menekan terbentuknya aerosol jika menggunakan tabung yang tidak bertutup.


Ada beberapa klasifikasi centrifuge menurut jenisnya, antara lain :

- General Purpose Centrifuge

Model biasanya adalah tabletop (bisa diletakkan di atas meja) yang dirancang untuk pemisahan sampel urine, serum atau cairan lain dari bahan padat yang tidak larut. Centrifuge ini biasanyaberkecepatan 0-3000 rpm, dan bisa menampung sampel dari 5-100 ml.






- Micro Centrifuge



Atau disebut juga microfuges, memutar microtubes khusus pada kecepatan tinggi. Volumemicotubes berkisar 0.5-2.0 ml.







- Speciality Centrifuge

Yaitu centrifuge yang dipakai untuk keperluan yang lebih spesifik. Seperti microhematocritcentrifuges dan blood bank centrifuges, yang dirancang untuk pemakaian spesifik di laboratoriumklinik. Microhematocrit centrifuge adalah merupakan variasi dari microcentrifuge yang dapatmenampung sampel kapiler untuk pengukuran volume hematocrit pack cell, sedangkan BloodBank Centrifuge adalah centrifuge yang dipakai di bank darah dan serologi yang dirancang untukmemisahkan sampel serologis dalam tabung.

Jenis lain adalah centrifuge berkecepatan tinggi, yaitu ultracentrifuges dan refrigeratedcentrifuges. Centrifuge berkecepatan tinggi berputar pada kecepatan 0-20.000 rpm danultracentrifuge berputar pada kecepatan di atas 50.000 rpm. Kebanyakan centrifuge ini dilengkapidengan sistem pendinginan untuk menjaga sampel tetap dingin selama sentrifugasi. Centrifuge inila zim dipakai di laboratorium penelitian


Kalibrasi Centrifuge

Kalibrasi sentrifuge dilakukan dengan mengukur keepatan permenit dan waktu. Pada refrigerated centrifuge selain kalibrasi rpm dan waktu juga perlu kalibrasi suhu.

1). Kalibrasi rpm
-Tachometer mekanik
 Ujung kabel yang satu dikaitkan pada kumparan motor di dalam, sedangkan ujung yang lain dihubungkan dengan alat meter.
 Set sentrifuge pada rpm tertentu, kemudian jalankan.
 Catat rpm yang ditunjukkan oleh meter pada tachometer
 Ulangi beberapa kali, hitung rata-rata.

- Tachometer elektrik
 Letakkan bagian magnet di sekeliling coil, sehingga menimbulkan aliran listrik bila alt dijalankan.
 Set sentrifuge pada rpm tertentu.
 Aliran listrik yang timbul akan menggerakkan bagian meter.
 Catat rpm yang ditunjukkan oleh meter pada tachometer.
 Ulangi beberapa kali, hitung rata-rata.

- Strobe light
Alat ini digunakan bila tachometer tidak dapat menjangkau motor. Pemeriksaan dilakukan beberapa kali dan hitung nilai rata-rata. Kecepatan putar/rpm masih dapat diterima bila penyimpangan nilai rata-rata tidak lebih dari 5%.

2). Kalibrasi alat pencatat waktu
- Set sentrifuge pada waktu yang sering dipakai misalnya 5 menit.
- Jalankan alat dan bersamaan dengan itu jalankan stopwatch.
- Pada waktu sentrifuge berhenti, matikan stopwatch, catat waktu yang ditunjukkan stopwatch.
- Ulangi beberapa kali, hitung rata-rata.
- Alat pencatat waktu masih dapat diterima bila penyimpangan nilai rata-rata tidak lebih dari 10%.

Adapun bagian-bagian dari centrifuge yaitu:
ü  Motor                          :kecepatan motor yang tinggi akan menghasilkan gaya sentrifugal yang tinggi.
ü  Speed Control             :untuk mengatur kecepatan motor agar sesuai dengan kebutuhan tanpa speed   control motor akan berputar dengan kecepatan maksimum
ü  Timer                           :berfungsi untuk mengatur lamanya alat bekerja
ü  Break system               :pengereman motor diperlukan agar putaran motor dapat dengan segera dihentikan.

Cara pengoperasian

1.      Periksa spesifikasi elektrik alat untuk mengetahui tegangan yang dibutuhkan
2.      Hubungkan pesawat dengan jala-jala PLN
3.       Letakkan sampel dalam alat dengan posisi diagonal (berhadapan) untuk menjaga keseimbangan rotor.
4.      Tutup kembali  tempat sampel
5.      Atur kecepatan yang dibutuhkan
6.       Tentukan waktu yang dibutuhkan dengan tombol switch timer untuk menghidupkan alat maka indikator akan menyala
7.       Alat akan bekerja sesuai dengan timer yang ditentukan
8.      Jika alat selesai digunakan cabut alat dari hubungan jala-jala PLN.


Pemakaian centrifuge 

1. Sebelum memulai centrifuge, pastikan bahwa tutupnya terpasang dan terkunci.- Jangan pernah membuka tutup selama centrifuge berlangsung- Periksa kebersihan ruang centrifuge, segera bersihkan semua tumpahan.
2. Selau Melakukan Tindakan Pengamanan Universal (Biohazard)
3.Setimbangkan muatan centrifuge sebelum pemakaian. Gunakan shield dan tube yang benar.- Amati dan lakukan tindakan yang sesuai jika ada bunyi atau getaran yang tidak lazim selamapemakaian- Putar sampel dengan tutup terpasang- Gunakan hanya tube yang diperuntukkan untuk centrifuge tersebut

Pemeriksaan Kinerja

Frekuensi pemeriksaan bervariasi bergantung pada peraturan pemerintah yang berlaku danreferensi dari supplier, namun umumnya dianjurkan bahwa pemeriksaan fungsi dilakukan setiapenam bulan dan didokumentasikan. Ini meliputi verifikasi RPM centrifuge dengan photo-tachometer external dan waktu harus diverifikasi dengan digital timer atau stop watch






VISCOMETER
 
Viskositas adalah suatu pernyataan “ tahanan untuk mengalir” dari suatu system yang mendapatkan suatu tekanan. Makin kental suatu cairan, makin besar gaya yang dibutuhkan untuk membuatnya mengalir pada kecepatan tertentu. Viskositas dispersi kolodial dipengaruhi oleh bentuk partikel dari fase dispers. Koloid-koloid berbentuk bola membentuk sistem dispersi dengan viskositas rendah, sedang sistem dispersi yang mengandung koloid-koloid linier viskositasnya lebih tinggi. Hubungan antara bentuk dan viskositas merupakan refleksi derajat solvasi dari partikel.( Moechtar,1990)

Bila viskositas gas meningkat dengan naiknya temperatur, maka viskositas cairan justru akan menurun jika temeratur dinaikan. Fluiditas dari suatu cairan yang merupakan kebalikan dari viskositas akan meningkat dengan makin tingginya temperatur.( Martin,1993 ).
Cara menentukan viskositas suatu zat menggunakan alat yang dinamakan viskometer. 
cairan yang mengalir cepat :air, alkhohol, bensin --> viskositas kecil
cairan yang mengalir lambat : gliserin, madu, dll --> viskositas besar

Ada beberapa tipe viskometer yang biasa digunakan antara lain :

a. Viskometer kapiler / Ostwald

Viskositas dari cairan newton bisa ditentukan dengan mengukur waktu yang dibutuhkan bagi cairan tersebut untuk lewat antara 2 tanda ketika ia mengalir karena gravitasi melalui viskometer Ostwald. Waktu alir dari cairan yang diuji dibandingkan dengan waktu yang dibutuhkan bagi suatu zat yang viskositasnya sudah diketahui ( biasanya air ) untuk lewat 2 tanda tersebut.( Moechtar,1990 )

b. Viskometer Hoppler


Berdasrkan hukum Stokes pada kecepatan bola maksimum, terjadi keseimbangan sehingga gaya gesek = gaya berat – gaya archimides. Prinsip kerjanya adalah menggelindingkan bola ( yang terbuat dari kaca ) melalui tabung gelas yang hampir tikal berisi zat cair yang diselidiki. Kecepatan jatuhnya bola merupakan fungsi dari harga resiprok sampel. ( Moechtar,1990 )

c. Viskometer Cup dan Bob

Prinsip kerjanya sample digeser dalam ruangan antara dinding luar dari bob dan dinding dalam dari cup dimana bob masuk persis ditengah-tengah. Kelemahan viscometer ini adalah terjadinya aliran sumbat yang disebabkan geseran yang tinggi disepanjang keliling bagian tube sehingga menyebabkan penueunan konsentrasi. Penurunan konsentrasi ini menyebabkab bagian tengah zat yang ditekan keluar memadat. Hal ini disebt aliran sumbat. ( Moechtar,1990 )





d. Viskometer Cone dan Plate


Cara pemakaiannya adalah sampel ditempatkan ditengah-tengah papan, kemudian dinaikkan hingga posisi dibawah kerucut. Kerucut digerakkan oleh motor dengan bermacam kecapatan dan sampelnya digeser didalam ruang semit antara papan yang diam dan kemudian kerucut yang berputar. ( Moechtar,1990 )


SEKIAN ... SEMOGA BERMANFAAT :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar